MURIANETWORK.COM - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak kuasa menahan tangis saat melayat kepergian Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, di rumah duka Grand Heaven, Rabu (11/2/2026) malam. Kedatangan Eri beserta istri dan sejumlah pejabat pemkot sekitar pukul 18.30 WIB itu menambah suasana duka yang telah menyelimuti tempat tersebut. Dalam pernyataannya, Eri menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang disebutnya sebagai sahabat, pimpinan luar biasa, dan saudara seperjuangan bagi masyarakat Surabaya.
Suasana Haru di Rumah Duka
Suasana haru tampak jelas di rumah duka Grand Heaven. Eri Cahyadi, yang juga Ketua Dewan Pengurus APEKSI, bersama istrinya, Rini Indriyani, beberapa saat berdiri hening menatap jenazah Adi Sutarwijono yang terbaring tenang. Air mata yang lama ditahan akhirnya tumpah. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Wali Kota menyampaikan kenangan akan dedikasi mendiang koleganya dari DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu, bahkan di tengah kondisi sakit yang dideritanya.
"Walaupun sakit, beliau dengan jajaran pemerintah kota dan dengan DPRD tidak pernah merasakan sakit itu. Beliau masih terus berjuang bahkan masih mengikuti paripurna," ungkap Eri.
Setelah memberikan penghormatan terakhir, Eri dan istrinya kemudian menyampaikan kata-kata penghiburan secara langsung kepada keluarga inti almarhum. Rasa kehilangan yang mendalam tampak jelas dari raut wajah dan sikapnya.
Ucapan Duka dan Permohonan Maaf Keluarga
Di hadapan awak media, Eri Cahyadi secara resmi mewakili Pemerintah Kota Surabaya dan warganya menyampaikan belasungkawa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari keluarga almarhum kepada masyarakat luas.
Artikel Terkait
Kuwait Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Minyaknya di Dekat Dubai
Empat Tersangka Penganiayaan Aktivis KontraS Ditahan di Sel Maksimum Pomdam Jaya
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional