Operasi tangkap tangan KPK kembali menyasar kepala daerah. Dalam rentang dua bulan terakhir saja, sudah empat orang yang terjaring. Mulai dari Gubernur Riau, Abdul Wahid, hingga Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Tak ketinggalan, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya juga ikut tersandung.
Merespon gelombang OTT ini, Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, angkat bicara. Dari kantor DPP Partai Golkar di Jakarta Barat, Sabtu lalu, dia memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya.
"Kami memang dari DPP Partai Golkar selalu meminta kepada semua kader, baik di eksekutif maupun legislatif, agar bekerja sesuai aturan. Taat pada aturan,"
Begitu penegasan Bahlil. Nada suaranya tegas, menyiratkan kekhawatiran sekaligus perintah.
Dia tak main-main. Instruksi itu, menurutnya, berlaku untuk siapa saja yang memegang amanah. Baik yang duduk di kursi eksekutif sebagai kepala daerah, maupun yang berada di legislatif. Intinya sederhana: jangan melenceng.
"Jangan ada satu keputusan atau tindakan yang melenceng dari aturan. Itu instruksi partai kepada kader partai dimanapun berada,"
Bahlil kemudian menyentuh soal misi partai. Dia merasa perlu mengingatkan kembali tentang khittah perjuangan Golkar. Baginya, partai sama sekali bukan kendaraan untuk menggasak keuntungan pribadi atau kelompok bisnis tertentu.
"Saya ingin menegaskan kembali bahwa partai Golkar enggak boleh dijadikan sebagai partai untuk memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu, kelompok-kelompok bisnis enggak boleh,"
"Partai Golkar harus kembali kepada khittah perjuangan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan yang terbaik untuk rakyat,"
Peringatan itu jelas bukan tanpa alasan. Rentetan OTT belakangan ini sepertinya jadi pengingat yang cukup pahit. Bahlil berharap, pesannya sampai. Agar tak ada lagi kader yang salah jalan, apalagi sampai mempermalukan partai di depan publik.
Artikel Terkait
Hakim Dinilai Sandiwara saat Tanya Soal Operasi Khusus di Sidang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PSG vs Arsenal: Final Liga Champions 2026 di Budapest, Les Parisiens Incar Back-to-Back
Menteri Imigrasi Siapkan 968 Lokasi Kerja Sosial dan Usul 100 Lapas Baru untuk Terapkan KUHP Baru
DWP dan WBI Peringati Hari Kartini dengan Penghargaan Kartini Muda Award dan Bazar UMKM