MURIANETWORK.COM - Pemerintah mempercepat penetapan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di seluruh provinsi, kecuali DKI Jakarta, sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan. Penetapan ini, yang menjadi acuan bagi daerah untuk menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), bertujuan mengunci lahan pertanian produktif agar tidak mudah beralih fungsi. Targetnya, 87 persen dari total Lahan Baku Sawah nasional akan berstatus 'terlindungi', menyisakan ruang terbatas untuk pembangunan strategis.
Penetapan Bertahap di 29 Provinsi
Proses penetapan LSD dilakukan secara bertahap. Pada awal Maret mendatang, pemerintah akan menetapkan LSD untuk 12 provinsi yang mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Total luas lahan yang akan dilindungi dalam tahap ini mencapai sekitar 2,75 juta hektare.
Selanjutnya, penetapan untuk 17 provinsi sisanya ditargetkan selesai pada akhir Juni. Sebelumnya, delapan provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Bali telah lebih dulu memiliki LSD. Kebijakan ekspansi ini didasari oleh revisi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, yang memperluas cakupan wilayah perlindungan.
Jakarta menjadi satu-satunya pengecualian dalam program ini. Pertimbangannya, ibu kota dinilai sudah tidak lagi memiliki cadangan lahan sawah yang signifikan untuk dilindungi.
Target 87 Persen Lahan "Tergembok"
Dengan total Lahan Baku Sawah (LBS) nasional sekitar 7,35 juta hektare, pemerintah menargetkan 6,39 juta hektare di antaranya atau setara 87 persen berstatus sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Lahan dengan status ini mendapat perlindungan hukum kuat dari alih fungsi sembarangan.
Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid menegaskan komitmen ini. Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, ia menyampaikan penegasan tegas mengenai lahan yang dilindungi.
Artikel Terkait
Tuchel Kecewa atas Cemoohan Penonton Wembley untuk Debut Kembali Ben White
Wirtz Bawa Jerman Menang Tipis Atas Swiss Meski Kebobolan Tiga Gol
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi