Asap masih mengepul tipis ketika petugas Polsek Mampang Prapatan mendirikan posko darurat di Jalan Bangka III. Lokasinya tepat di titik kebakaran, memudahkan warga yang rumahnya hangus untuk mengurus dokumen mereka yang ikut terbakar. Jadi, nggak perlu repot-repot datang ke kantor polsek.
Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, menegaskan layanan ini bentuk kepedulian mereka.
Katanya, Selasa (10/2/2026) lalu. Yang penting, semua pengurusan dokumen hilang ini gratis. Tidak ada biaya sepeser pun. Warga bisa melaporkan kehilangan beragam surat berharga, mulai dari kartu ATM, buku nikah, STNK, sampai ijazah sekolah.
Kebakaran yang terjadi dini hari itu memang cukup hebat. Menurut laporan, sekitar 16 rumah ludes dilalap api, mengakibatkan puluhan jiwa dari 22 keluarga harus mengungsi. Mereka saat ini berteduh di halaman Masjid At-Taqwa yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.
Di sisi lain, bantuan pun berdatangan. Unsur TNI-Polri dan Pemkot Jaksel turun langsung. Tak ketinggalan, BPBD DKI, Dinsos, pengurus masjid, hingga para tetangga saling bahu-membahu. Bantuan yang disalurkan beragam; ada makanan, minuman, kasur lipat, perlengkapan mandi, hingga tas dan seragam sekolah untuk anak-anak.
Artikel Terkait
Menteri Riefky Sebut Ekonomi Kreatif sebagai Tambang Baru Penggerak Ekonomi
Teras Balongan Jadi Pusat Oleh-Oleh Khas Pesisir untuk Pemudik Indramayu
Mulai Berlaku, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Buka Media Sosial
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama dan Stabilitas dengan Pejabat Kuasa Usaha AS