Sudah lebih dari seperempat abad berlalu, dan PT Bank Nationalnobu Tbk atau yang akrab disapa Nobu Bank masih setia berkecimpung di dunia perbankan Indonesia. Bank swasta nasional berstatus devisa ini bukanlah pemain baru. Mereka punya sejarah panjang.
Visi mereka cukup ambisius: ingin jadi bank berstandar global. Tapi di lapangan, komitmennya lebih konkret: mengemban kepercayaan nasabah, mendukung pengembangan UKM, dan turut mendorong roda ekonomi nasional. Untuk mewujudkannya, ekspansi jaringan fisik dan penguatan layanan digital lewat berbagai e-channel terus digenjot.
Di Balik Layar: Siapa Pemegang Kendali?
Struktur kepemilikannya menarik untuk disimak. Jika menengok laman resmi bank per akhir 2025, terlihat dominasi pemegang saham asal Korea Selatan. Hanwha Life Insurance Co., Ltd memegang porsi saham pengendali terbesar, yakni 40 persen tepat.
Posisi berikutnya diisi oleh sejumlah entitas lokal. PT Prima Cakrawala Sentosa menguasai 20,86 persen, disusul PT Matahari Department Store Tbk dengan 9,73 persen. Lalu ada PT Star Pacific Tbk sebesar 8,31 persen, dan OCBC Securities Pte Ltd memegang 6,90 persen saham.
Artikel Terkait
Prabowo Bahas Gaza dan Kondisi Dalam Negeri Bersama Tokoh Ormas Islam
Gelombang Pemudik Masih Padati Bakauheni di H+7 Lebaran
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati