Nah, soal produk, Nobu Bank berusaha menjangkau hampir semua segmen. Mereka mengelompokkannya dengan cukup jelas.
Untuk segmen perorangan, misalnya. Yang ditawarkan mulai dari produk simpanan biasa seperti tabungan dan deposito, hingga pinjaman semacam KPR dan KTA. Mereka juga punya layanan wealth management untuk investasi, plus tentu saja, beragam saluran digital seperti mobile banking dan e-money.
Lalu, untuk para pelaku UMKM, bank ini menyediakan paket yang lebih spesifik. Selain simpanan, ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan pembayaran QRIS yang kini sudah jadi kebutuhan pokok.
Sementara bagi klien korporasi, layanannya meliputi fasilitas kredit, deposito, giro, serta layanan pendukung seperti payroll dan e-channel. Cukup komprehensif.
Dengan pengalaman puluhan tahun, kepemilikan yang didukung raksasa asal Korea, serta ragam produk yang lengkap, Nobu Bank tampaknya bertekad kuat untuk jadi salah satu pilihan utama masyarakat. Perjalanan 25 tahun lebih mungkin baru babak awal. Tantangan ke depan, tentu saja, adalah bagaimana tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat dan digital.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Tuntut Vrijspraak, Sebut Kasus Plaza Klaten Murni Perdata
Perumda Pasar Jaya Genjot Pengangkutan 6.970 Ton Sampah di Pasar Kramat Jati
Lima Model Wastafel Dapur Modern untuk Tingkatkan Kenyamanan dan Efisiensi
Polres Bogor Panen 10 Ton Jagung, Targetkan 500 Ton untuk Bulog