"Kalau kemudian ada gejolak di pasar, kami setujui untuk dilakukan pasar murah di Jakarta," tegasnya.
Kabarnya, stok pangan di Ibu Kota secara umum masih aman. Laporan dari jajaran terkait menyebutkan, persediaan untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri seperti beras, daging, dan LPG 3 kilogram cukup tersedia. Ini jadi modal penting untuk menjaga stabilitas.
Di sisi lain, untuk mengatasi tekanan harga cabai, ada rencana unik yang digodok. Pemprov DKI berencana menggalakkan program penanaman cabai. Memang, lahan untuk urban farming di Jakarta sangat terbatas. Tapi bukan berarti tidak mungkin.
"Walaupun Jakarta urban farming-nya areanya terbatas, kegiatan untuk menanam cabai nanti akan kami galakkan," ucap Pramono.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Jangan sampai terjebak panic buying atau pembelian berlebihan. Pemerintah, kata dia, menjamin pasokan pangan pokok akan mencukupi sepanjang Ramadan hingga Lebaran nanti. Semua sudah dipersiapkan, tinggal eksekusi di lapangan.
Artikel Terkait
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi
Anggota DPR Tinjau Koperasi Program Prioritas Prabowo di Sidoarjo
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Bantah Unsur Pidana dalam Kasus Plaza Klaten