Menyambut Ramadan, suasana di Balai Kota Jakarta tampak sibuk. Pemerintah Provinsi DKI tengah bersiap, waspada terhadap ancaman kenaikan harga beberapa bahan pokok. Gubernur Pramono Anung secara khusus menyoroti dua komoditas yang menurutnya paling rentan naik: minyak goreng dan cabai.
"Yang utama minyak sebenarnya," ujar Pramono, usai menggelar rapat paripurna membahas kesiapan menghadapi Ramadan, Selasa lalu.
"Jadi yang biasa naik itu minyak sama cabai. Dua komoditas itu yang selalu mengalami kenaikan."
Namun begitu, ia memastikan bahwa langkah antisipasi sudah disiapkan. Tujuannya jelas, menekan gejolak harga semaksimal mungkin. Pemantauan rutin terhadap stok dan harga di pasar akan terus dilakukan. Mereka juga masih mengandalkan sistem peringatan dini untuk membaca pergerakan harga komoditas strategis.
Tak cuma mengawasi, intervensi langsung juga siap diluncurkan. Salah satunya lewat program pasar murah.
Artikel Terkait
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi
Anggota DPR Tinjau Koperasi Program Prioritas Prabowo di Sidoarjo
Kuasa Hukum Jap Ferry Sanjaya Bantah Unsur Pidana dalam Kasus Plaza Klaten