Memang, lingkaran sosial Epstein dipenuhi nama-nama besar: orang super kaya dan para pemilik pengaruh. Itu yang membuat kasusnya begitu sensitif, menyentuh ranah politik global. Bahkan, semasa hidupnya, sempat beredar dugaan bahwa dia pernah menjadi mata-mata Israel atau mungkin punya kaitan dengan intelijen AS.
Nah, permintaan pengacaranya ini bersandar pada Undang-undang Kebebasan Informasi (FOIA). Tujuannya jelas: mengais dokumen, baik yang rahasia maupun tidak, yang bisa menjawab apakah Epstein punya hubungan resmi atau terselubung dengan CIA dan NSA.
Pada akhirnya, langkah hukum ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah upaya untuk menyibak satu lapisan lagi dari misteri yang menyelimuti kehidupan dan kematian Jeffrey Epstein.
Artikel Terkait
FIFA Perketat Aturan Penguluran Waktu Jelang Piala Dunia 2026
Pakar Ingatkan Pola Makan Pasca-Lebaran, Data BPJS Tunjukkan Lonjakan Biaya Layanan Ginjal
Lima Pejabat Aceh Barat Dituntut Total 14,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pajak Rp3,58 Miliar
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Danantara dengan Investor AS Ray Dalio