Digitalisasi Percepat Sertifikasi dan Transparansi Rantai Pasok Industri Halal

- Selasa, 10 Februari 2026 | 12:45 WIB
Digitalisasi Percepat Sertifikasi dan Transparansi Rantai Pasok Industri Halal

Industri halal di Indonesia makin kuat aja nih. Kuncinya? Teknologi digital. Sekarang, ngurus sertifikasi, ngecek rantai pasok, sampai jualan produk halal, semua bisa lewat online. Memang, peran teknologi udah nggak bisa dipisahkan lagi buat dorong ekonomi syariah.

Nah, sebenarnya apa aja sih sumbangsih konkret digitalisasi buat sektor ini? Berikut ulasannya, dirangkum dari berbagai sumber.

Pendaftaran Sertifikasi Jadi Lebih Gampang

Dulu ngurus sertifikat halal itu ribet, harus bolak-balik ke kantor. Sekarang, semuanya serba digital. Lewat situs ptsp.halal.go.id, pelaku usaha bisa bikin akun, isi data produk, ikut sidang fatwa, sampai terima sertifikat elektronik, semua dari depan layar. Prosesnya jadi lebih efisien dan jelas nggak makan waktu lama.

Rantai Pasok Transparan Berkat Blockchain

Soal jaminan kehalalan, teknologi blockchain jawabannya. Dengan sistem ini, jejak suatu bahan baku bisa dilacak dengan akurat. Konsumen punya kuasa untuk tahu asal-usul produk secara real time. Misal, beli daging sapi. Kita bisa telusuri peternakannya di mana, dipotong di rumah potong mana, bahkan sampai proses pengirimannya seperti apa. Transparansi kayak gini yang bikin konsumen tenang dan percaya.

Gempuran Pemasaran Digital

Jualan produk halal sekarang ya lewat dunia digital. Entah itu lewat marketplace, media sosial, atau aplikasi khusus. Jangkauannya jadi luas banget, nggak cuma lokal tapi bisa tembus pasar global. Yang menarik, biayanya relatif lebih terjangkau ketimbang pemasaran konvensional. Brand awareness bisa dibangun, penjualan pun ikut naik.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar