Jakarta - Jasad seorang pria berusia 80 tahun, warga Singapura berinisial S, ditemukan mengapung di Sungai Citanduy, tepatnya di area Bendung Menganti, Cilacap. Polisi yang menyelidiki kasus ini akhirnya berhasil mengungkap motif kelam di balik pembunuhan berencana tersebut. Ternyata, urusan hati, atau lebih tepatnya cinta segitiga, yang jadi pemicunya.
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, membeberkan fakta itu di Mapolresta Cilacap, Jumat (27/3). Menurutnya, korban S diketahui punya kedekatan khusus dengan seorang perempuan bernama Lina (40).
"Motifnya cemburu, karena korban ini senang dengan seorang perempuan bernama Lina. Sementara Lina sudah memiliki pacar," kata Budi.
Nah, pacar Lina inilah yang diduga menjadi otak kejahatan. Dia berinisial A alias E, dan sampai sekarang masih buron. Dari pelacakan polisi, A ini berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Dia sudah lama akrab dengan dua pelaku lain, H dan K, yang kini sudah ditangkap.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pembeli Bayi Hasil Perdagangan Anak di Jeneponto
Sekolah di Sumatra Kembali Normal Pascabanjir Berkat Kolaborasi Pemerintah
BPH Migas: Kapasitas Terminal Bahan Bakar Banjarmasin Akan Ditingkatkan Jadi 64 Ribu Kiloliter
Aliansi Merah Putih Desak Pemerintah Lindungi PPPK dari Ancaman Pemutusan Kontrak