Dugaan Awal dan Klarifikasi Institusi
Insiden ini pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah unggahan mendeskripsikan kronologi penganiayaan yang dipicu kesalahpahaman mengenai tujuan pengantaran penumpang. Dalam narasi yang beredar, korban disebut mengalami luka di pelipis mata akibat dipukul dengan benda besi.
Informasi awal yang viral menyebutkan pelaku merupakan anggota Paspampres. Namun, klaim ini dibantah oleh Asisten Intelijen Komandan Paspampres, Kolonel Inf Mulyo Junaidi. Melalui penelusuran internal, pihaknya menyatakan terduga pelaku berasal dari satuan yang berbeda.
"Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," tutur Junaidi saat dikonfirmasi terpisah.
Junaidi mengungkapkan bahwa institusinya langsung melakukan klarifikasi begitu informasi beredar. "Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm A, anggota Denma Mabes," lanjutnya. Menurutnya, kasus ini sepenuhnya berada dalam penanganan otoritas Mabes TNI.
Hingga berita ini disusun, pihak Mabes TNI belum memberikan tanggapan resmi lebih lanjut terkait perkembangan penanganan terhadap oknum anggotanya tersebut.
Artikel Terkait
Tuchel Panggil Ben White, Tinggalkan Trent Alexander-Arnold untuk Skuad Inggris
Cemburu Pacar, Pria 80 Tahun Dibunuh dan Dibuang ke Sungai Citanduy
Harga RAM DDR4 Melonjak Hampir 9 Kali Lipat, Produsen Beralih Fokus ke Memori AI
Menteri Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global