Soal Penonaktifan 11 Juta Peserta
Di sisi lain, Purbaya juga angkat bicara soal heboh penonaktifan sekitar 11 juta peserta PBI JKN yang rencananya berlaku Februari 2026. Gejolak di masyarakat, menurutnya, wajar terjadi. Pasalnya, perubahan data dilakukan secara drastis tanpa sosialisasi yang cukup.
Ia menilai proses pemutakhiran data harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Jangan terburu-buru. Lebih baik bertahap dan disertai edukasi yang masif ke masyarakat.
“Perlu ada masa transisi,” usulnya. Ia mengusulkan jeda waktu sekitar dua sampai tiga bulan sebelum penonaktifan benar-benar diberlakukan. Tujuannya jelas: agar masyarakat tidak langsung kehilangan akses layanan kesehatan secara tiba-tiba.
Soal anggaran, tampaknya pemerintah serius. Pada 2026 nanti, alokasi dana kesehatan dalam APBN dipatok mencapai Rp247,3 triliun. Angka itu naik signifikan, sekitar 13,2 persen dari tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Rilis Biaya dan Syarat Buka Rekening via Livin per Maret 2026
Dua Pilar Timnas Indonesia Terpampang di Poster Resmi FIFA Series 2026
Survei Fox News: Penolakan Terhadap Trump Capai Titik Tertinggi, Mayoritas Kritik Kebijakan Iran
Timnas Bulgaria Waspadai Kepulauan Solomon di Laga FIFA Series 2026