MURIANETWORK.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (9/2). Pertemuan ini difokuskan untuk membahas langkah-langkah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut, sebuah program yang menjadi prioritas nasional. Dalam audiensi itu, dibahas kesiapan lahan, persyaratan teknis, serta komitmen pemerintah pusat untuk mendukung penuh realisasi proyek strategis ini.
Kesiapan Lahan dan Komitmen Pemerintah Pusat
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Selalu Ada Kopi itu, Bupati Amizaro Waruwu menyampaikan progres persiapan di daerahnya. Pemerintah Kabupaten Nias Utara telah mengantongi lahan hibah dari masyarakat seluas sekitar 5,4 hektare. Meski demikian, proses administrasi terkait kepemilikan lahan tersebut masih perlu diselesaikan.
Menanggapi laporan tersebut, Menteri Sosial Gus Ipul langsung menegaskan komitmen kementeriannya. Ia menyatakan dukungan penuh untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat, seraya mengingatkan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden yang harus diwujudkan bersama.
"Kalau daerah cepat, kami juga cepat. Sekolah Rakyat ini program prioritas Presiden Prabowo. Jadi kita ingin semuanya berjalan secepat mungkin," tegas Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya.
Pentingnya Kepastian Hukum Lahan
Di balik semangat percepatan, Gus Ipul dengan hati-hati menekankan aspek legalitas yang sering kali menjadi titik kritis dalam proyek pembangunan. Ia mengingatkan bahwa status lahan harus benar-benar bersih dan jelas secara hukum. Hal ini, menurutnya, adalah fondasi utama agar pembangunan tidak terhambat atau justru menimbulkan persoalan sosial di masa depan.
Artikel Terkait
Trump Kritik Respons NATO dalam Konflik dengan Iran di Selat Hormuz
Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Geopolitik dalam Silaturahmi Lebaran
PM Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta, Bahas Dampak Konflik Asia Barat dengan Prabowo
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026