Donald Trump lagi-lagi menyuarakan kekecewaannya. Kali ini, sang mantan Presiden AS itu melontarkan kritik pedas terhadap sekutu-sekutunya di NATO. Menurutnya, aliansi militer itu gagal memberikan dukungan yang berarti kepada Amerika Serikat selama konflik gabungan dengan Israel melawan Iran.
Inti keluhannya sederhana, tapi menusuk. AS sudah meminta bantuan untuk mengamankan Selat Hormuz dengan mengirimkan kapal perang. Namun, apa tanggapan NATO? Mereka cuma menawarkan untuk terlibat dalam pertempuran, bukan sejak awal operasi. Trump merasa ini seperti datang ke pesta ketika acaranya hampir selesai.
"Mereka cuma mau ikut berperang, tapi enggak dari awal," ujarnya, dengan nada yang tak menyembunyikan kegeraman.
Di sisi lain, Trump tampaknya merasa AS telah berbuat lebih. Dia menyayangkan sikap NATO ini, mengingat Amerika selama ini dikenal sebagai pelindung utama bagi negara-negara anggotanya di Eropa, terutama saat Rusia berperang dengan Ukraina. Ada rasa ketidakseimbangan yang kuat dalam pernyataannya. Seolah-olah pengorbanan AS tidak dibalas dengan sikap yang sama ketika mereka yang membutuhkan.
Kritik Trump ini bukan hal baru, tapi konteksnya kali ini cukup menarik. Dia menyoroti sebuah titik rawan global Selat Hormuz yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia. Permintaannya untuk sekutu terdekatnya ternyata tak mendapat respons yang memuaskan. Hal ini tentu memunculkan pertanyaan tentang soliditas aliansi di luar teater Eropa.
Lalu, bagaimana reaksi NATO? Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi. Namun, komentar Trump ini pasti akan mengguncang meja diplomasi, setidaknya untuk sementara. Dia selalu punya cara untuk menyulut perdebatan.
Artikel Terkait
Rudal dan Drone Rusia Hantam Kyiv, Dnipro, dan Kharkiv, 11 Tewas dan Puluhan Luka-Luka
Program Sekolah Gratis Banten Dongkrak Jumlah Siswa Baru di SMA Swasta hingga 50 Persen
Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi Berbasis Biometrik yang Percepat Pemulangan Jemaah Haji Jatim
85 Mitra Hanania Group Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Metro Jaya, Kerugian Capai Rp20 Miliar