Pernyataan ini mencerminkan sikap kehati-hatian dan realisme dalam menilai capaian, sekaligus menggarisbawahi kompleksitas tantangan pembangunan yang dihadapi.
Rincian Temuan Survei Indikator
Survei yang melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun pada pertengahan Januari 2026 itu merinci, 13% menyatakan sangat puas dan 66,9% puas dengan kinerja Presiden. Sementara itu, 17,1% menyatakan kurang puas dan 2,2% tidak puas sama sekali.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, memberikan konteks lebih lanjut terhadap angka tersebut.
“Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026,” jelas Burhanuddin.
Ia menambahkan bahwa angka kepuasan yang diraih Presiden Prabowo terbilang tinggi. Bahkan, tingkat kepuasan ini disebut lebih tinggi dibandingkan angka yang diperoleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di awal pemerintahannya tahun 2004, maupun Presiden Joko Widodo pada 2014 setelah memenangkan Pilpres.
Analisis ini memberikan perspektif komparatif yang menunjukkan dinamika penerimaan publik terhadap kepemimpinan nasional dari masa ke masa.
Artikel Terkait
Wirtz Bawa Jerman Menang Tipis Atas Swiss Meski Kebobolan Tiga Gol
KPK Tegaskan Perubahan Status Tahanan Gus Yaqut Sesuai Prosedur dan Sampaikan Maaf
Legislator Gerindra Kunjungi Koperasi Prioritas Prabowo di Sidoarjo, Dorong Optimalisasi
Anggota DPR Tinjau Koperasi Program Prioritas Prabowo di Sidoarjo