Di dalam kabin, pengendali utamanya adalah layar sentuh 15,6 inci yang besar. Untuk hiburan, tersedia sistem audio 6 speaker. Buat yang sering lupa bawa kabel, wireless phone charger sudah disiapkan. Sementara itu, ban berukuran 235/50 R18 dipilih untuk menyeimbangkan kenyamanan dan stabilitas di berbagai medan jalan Indonesia.
Untuk memiliki semua itu, konsumen perlu merogoh kocek sekitar Rp 415 juta. Harga itu ditawarkan sebagai paket lengkap untuk sebuah SUV listrik yang siap dipakai sehari-hari.
Sunroof Panoramic dan Filter Udara untuk Gaya Hidup Kota
BYD juga tak melupakan sisi desain dan kenyamanan. ATTO 3 Advanced Plus punya panoramic sunroof dengan electric slide dan fitur anti-trap, yang bikin suasana kabin terasa lebih lapang dan terang. Bagian belakangnya dilengkapi one-touch open and close tailgate, memudahkan saat membuka pintu bagasi dalam banyak situasi.
Mereka juga memikirkan kualitas udara di dalam mobil. Kabinnya dilengkapi PM2.5 air filter, fitur yang cukup relevan mengingat tantangan polusi udara di perkotaan. Cocok buat yang sering menghabiskan waktu lama di dalam kendaraan.
Varian ini hadir dengan beberapa pilihan warna eksterior: Harbour Grey, Ski White, Cosmos Black, dan warna baru Atlantis Grey. Semuanya dipadukan dengan interior hitam yang memberi kesan modern. Desainnya memang ditujukan untuk mendukung gaya hidup urban.
BYD ATTO 3 sendiri sebenarnya sudah mendapat sambutan yang cukup baik di pasar Indonesia. Model ini kerap diapresiasi karena keseimbangannya antara kenyamanan, respons berkendara, dan kemudahan penggunaan.
Bagi yang penasaran, BYD menyediakan area test drive eksklusif di IIMS 2026. Pengunjung bisa mencoba langsung ATTO 3 Advanced Plus dan merasakan performanya di lintasan yang dirancang menyerupai kondisi nyata. Tak cuma itu, model lain seperti BYD M6, ATTO 1, SEAL, dan SEALION 7 juga bisa dicoba. Jadi, momen pameran ini jadi kesempatan bagus untuk mengeksplorasi langsung apa yang ditawarkan BYD.
Artikel Terkait
Sirkulasi Uang Tunai Tembus Rp1.370 Triliun Saat Mudik Lebaran 2026
PBB Usulkan Rencana Rp1,5 Triliun untuk Atasi Krisis Bahan Bakar di Kuba
Korlantas Gelar Rapat Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua
Komnas HAM Ungkap Kondisi Medis Serius Andrie Yunus Pascaserangan Air Keras