Bhumjaithai Raih Kemenangan Telak dalam Pemilu Cepat Thailand

- Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB
Bhumjaithai Raih Kemenangan Telak dalam Pemilu Cepat Thailand

Suara Hati Rakyat dan Harapan Anutin

Di luar hiruk-pikuk perhitungan suara, Perdana Menteri Anutin menyampaikan pernyataan sederhana namun penuh makna. Saat ditemui usai memberikan suara di Buriram, basis kuat partainya, ia mengungkapkan perasaan lega setelah proses kampanye yang melelahkan.

"Kami telah melakukan semua yang kami bisa," ujar Anutin kepada para wartawan. "Kami berharap rakyat akan percaya kepada kami,” lanjutnya.

Referendum Konstitusi: Awal dari Perubahan Besar?

Selain memilih wakil rakyat, pemilih Thailand juga memberikan suara dalam referendum untuk mengganti konstitusi tahun 2017 yang dianggap terlalu berpihak pada kepentingan militer. Hasil penghitungan awal menunjukkan dukungan publik untuk amendemen konstitusi unggul hampir dua banding satu.

Jika hasil final mengonfirmasi dukungan ini, pemerintah dan parlemen yang baru terbentuk akan memulai proses panjang penyusunan piagam baru, yang memerlukan dua referendum lanjutan. Sejarah Thailand yang telah mengalami 20 konstitusi sejak 1932 menunjukkan betapa rumit dan politisnya proses ini.

Napon Jatusripitak, peneliti dari lembaga think tank Thailand Future di Bangkok, memberikan catatan penting. "Saya percaya bahwa partai yang menang dalam pemilihan berikutnya akan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap arah reformasi konstitusional, terlepas dari apakah kita akan meninggalkan konstitusi yang dirancang junta atau tidak," jelasnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kemenangan Bhumjaithai hari ini bukanlah akhir cerita, melainkan babak baru dalam perjalanan demokrasi Thailand yang terus berdinamika.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar