Badai Salju Lumpuhkan Bandara Jeju, 11.000 Penumpang Terdampar

- Minggu, 08 Februari 2026 | 19:45 WIB
Badai Salju Lumpuhkan Bandara Jeju, 11.000 Penumpang Terdampar

Persiapan logistik pun telah disiagakan. Bandara diketahui memiliki stok sekitar 2.700 selimut, 1.500 kasur lipat, dan 1.000 botol air minum. Sementara itu, pemerintah provinsi menambah pasokan dengan 2.158 selimut dan jumlah kasur lipat yang sama untuk mengantisipasi kebutuhan yang membengkak.

Kondisi Cuaca Ekstrem di Jeju

Gangguan penerbangan ini terjadi dalam situasi cuaca yang memang sangat buruk. Otoritas cuaca telah mengeluarkan peringatan hujan salju untuk kawasan pegunungan di Pulau Jeju. Data pengukuran menunjukkan intensitas salju yang luar biasa, khususnya di area sekitar Gunung Hallasan.

“Kawasan di sekitar Gunung Hallasan menerima curah salju hingga 21,5 sentimeter dalam 24 jam terakhir hingga siang hari,” ungkap laporan otoritas cuaca.

Fenomena cuaca ini menggambarkan betapa alam bisa mengacaukan rencana perjalanan dalam skala besar, sekaligus menguji kesiapan dan respons otoritas setempat dalam menangani krisis. Ribuan penumpang kini masih menunggu dengan harapan cuaca segera membaik dan aktivitas bandara kembali normal.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar