Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran ternyata masih menyisakan persoalan. Di lingkungan Kementerian Sosial, tak kurang dari 2.708 Aparatur Sipil Negara tercatat absen tanpa keterangan. Angka yang cukup besar ini langsung mendapat perhatian serius dari pimpinan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang biasa disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa para ASN yang mangkir itu bakal kena pembinaan. Langkah ini diambil agar kedisiplinan benar-benar ditegakkan.
"Kami akan melakukan pembinaan pada masa-masa yang akan datang," ujar Gus Ipul, Rabu lalu.
Menurutnya, pembinaan diperlukan agar semua pegawai patuh pada aturan. "Agar semua pegawai bisa disiplin dan tidak melakukan tindakan yang melanggar seluruh ketentuan sebagaimana yang telah ditandatangani perjanjiannya oleh para ASN atau para PNS," tambahnya.
Nah, sebagai tindak lanjut pertama, seluruh ASN yang bolos itu diwajibkan mengikuti apel khusus. Apel digelar Kamis pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Metodenya hybrid: daring dan luring.
Bagi yang bertugas di Jakarta, kehadiran fisik di kantor Kemensos adalah keharusan. Sementara rekan-rekan yang berada di luar ibu kota bisa mengikutinya secara daring dari kantor desa atau kecamatan setempat.
Gus Ipul punya pesan tegas. "Jadi untuk itu kepada 2.708 orang yang sudah tercatat nama dan NIK-nya semuanya wajib mengikuti apel besok jam 10 pagi," tegasnya. Apel itu, lanjut dia, merupakan bagian dari pembinaan awal bagi mereka yang tak hadir tanpa alasan jelas.
Langkah ini jelas jadi sinyal. Pemerintah tak main-main soal kedisiplinan ASN, terutama di momen krusial seperti setelah cuti panjang. Tinggal tunggu saja, apakah pembinaan ini akan berdampak pada perubahan atau tidak.
Artikel Terkait
Komnas HAM Kecam Kekerasan dan Penyekapan Wanita di Bandung, Desak Efek Jera bagi Pelaku
Anggota DPR Dorong BGN Jadikan Temuan 100 SPPG Fiktif di Cilacap sebagai Momentum Pembenahan Total
DPR Desak TNI dan Kemlu Siapkan Rencana Cadangan Pembebasan Empat WNI Sandera Perompak Somalia
Sidang Perdana Tiga Pejabat Bea Cukai Tersangka Suap Impor Rp71 Miliar Digelar Pekan Depan