Tak hanya di Bendilwungu, desa-desa lain juga merasakan dampaknya. Di Desa Trenceng, misalnya, tercatat enam titik kerusakan. Lima rumah penduduk, satu bangunan masjid, dan lagi-lagi dua pohon tumbang. Sementara di Desa Sambijajar, satu rumah mengalami kerusakan cukup signifikan. "Atap kanopi ukuran 5x3 meter terbalik dan puluhan genting rontok," jelas Anshori.
Di sisi lain, angin kencang ini juga menyambangi Kecamatan Ngunut. Tepatnya di Desa Sumberinginkulon. Menurut Kepala BPBD Tulungagung, Sudarmaji, satu rumah di sana bahkan roboh. Kabar baiknya, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka. "Namun, tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka," ujar Sudarmaji.
Wilayah yang terdampak secara keseluruhan meliputi Desa Sumberinginkulon di Kecamatan Ngunut, serta Desa Trenceng, Sambijajar, dan Bendilwungu di Kecamatan Sumbergempol. Saat ini, warga dan pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pembersihan.
Artikel Terkait
Polri Siagakan Personel hingga 29 Maret, 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
China Protes Keras Penyusupan Perwira Jepang ke Kedutaan di Tokyo
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 30,89 Persen
AS Ancam Serang Iran Lebih Keras Jika Tolak Proposal Gencatan Senjata