Sabtu siang itu, sekitar pukul setengah tiga, cuaca di beberapa wilayah Tulungagung tiba-tubah berubah. Angin kencang melanda, disertai hujan yang mengguyur. Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol jadi sasaran utamanya. Akibatnya, puluhan rumah dilaporkan rusak, bahkan ada yang roboh.
Desa Bendilwungu, di Kecamatan Sumbergempol, termasuk yang paling parah. Dari data sementara, ada 14 titik kerusakan. Sebelas rumah warga, satu bangunan TK, dan dua pohon tumbang menambah suasana mencekam. Kerusakannya kebanyakan di atap. Banyak yang berantakan diterpa angin.
Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori, menggambarkan kondisi itu. "Mayoritas kerusakan pada bagian atap, banyak yang berantakan terkena angin," katanya.
Ia menambahkan, "Bahkan kalau atap asbes banyak yang hancur."
Artikel Terkait
Polri Siagakan Personel hingga 29 Maret, 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
China Protes Keras Penyusupan Perwira Jepang ke Kedutaan di Tokyo
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 30,89 Persen
AS Ancam Serang Iran Lebih Keras Jika Tolak Proposal Gencatan Senjata