Hati-Hati, 5 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Bikin Tas Kulit Mewahmu Cepat Rusak

- Minggu, 11 Januari 2026 | 09:12 WIB
Hati-Hati, 5 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Bikin Tas Kulit Mewahmu Cepat Rusak

Keanggunan tas kulit memang bikin orang terpana. Sentuhan bahan ini langsung memberi kesan mewah pada pemakainya. Apalagi kalau produknya keluaran brand ternama dunia.

Tapi jangan salah, tas kulit itu manja banget soal perawatan. Cara pakai dan simpan yang asal-asalan bisa berakibat fatal. Risiko rusaknya tinggi. Nah, apa saja sih kesalahan yang sering bikin tas kulit cepat rusak? Mari kita bahas satu per satu.

5 Kesalahan Fatal yang Bikin Tas Kulit Cepat Rusak

Berdasarkan pengalaman para ahli, setidaknya ada lima hal yang sering kita lakukan tanpa sadar dan merusak tas kulit kesayangan. Mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai cara menyimpannya. Ini dia rinciannya.

1. Tasmu Bukan Gudang Berjalan

Siapa yang suka bawa segalanya dalam satu tas? Kebiasaan ini nggak cuma bikin pegal bahu, tapi juga membebani struktur tas kulit secara ekstrem.

Menurut Good Housekeeping, beban berlebih memberi tekanan terus-menerus. Kalau dibiarkan, bentuk tas bisa berubah. Talinya melar, bahkan berpotensi putus. Intinya, jangan paksa tasmu jadi koper.

2. Asal Pilih Produk Pembersih

Sandy Tuzumen, pendiri Moja Bag Repair di Belanda, sering menemui tas rusak parah gara-gara pembersih yang salah. Misalnya, pakai tisu basah atau cairan kimia keras untuk membersihkan permukaan kulit.

"Bertahun-tahun saya lihat tas desainer rusak karena kesalahan sepele tapi mahal. Seringnya sih, karena pakai produk pembersih yang nggak tepat," ujar Sandy.

Dia menyarankan pakai kain mikrofiber lembut. Dan jangan lupa, bersihkan tas secara rutin setidaknya setiap enam bulan sekali.

3. Salah Simpan, Rusak Sudah di Depan Mata

Jangan sembarangan menyimpan tas kulit. Meletakkannya di tempat lembap atau kena sinar matahari langsung itu resep bencana. Bisa timbul jamur, warna memudar, atau kulitnya mengelupas.

Solusinya? Simpan di dalam dust bag berbahan kain (bukan plastik) agar sirkulasi udaranya tetap baik. Lemari yang sejuk dan kering juga opsi bagus. Lemari kaca? Boleh juga, karena selain terlindung dari debu, kamu bisa mudah memantau kondisinya.

4. Air adalah Musuh Utama

Kulit dan air memang nggak akur. Menurut Old Town Leather Goods, paparan air yang intens bisa merusak tas secara permanen. Bahkan memicu jamur kalau nggak dikeringkan dengan benar.

Kalau kehujanan, segera tepuk-tepuk lembut dengan kain kering. Jangan digosok kasar. Dan yang paling penting: jangan dijemur di bawah terik matahari atau dikeringkan pakai hair dryer! Panas berlebihan justru memperparah kerusakan.

5. Mengabaikan Kerusakan Kecil

Goresan halus atau jahitan yang mulai lepas sering dianggap remeh. Padahal, dari situlah masalah besar biasanya berawal.

Kalau dibiarkan, kerusakan kecil bisa berkembang dan lebih sulit (serta mahal) diperbaiki. Untuk goresan ringan, coba oleskan leather conditioner. Tapi untuk jahitan yang longgar, lebih baik serahkan ke tangan profesional. Semakin cepat ditangani, harganya pun biasanya lebih ringan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar