Di Masjid Istiqlal yang megah, Sabtu (7/2) lalu, suara seruan untuk bergotong royong menanggulangi bencana kembali menggema. Nusron Wahid, Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, dengan tegas menyatakan bahwa beban ini bukan hanya di pundak pemerintah. Tanggung jawab itu, kata dia, adalah milik bersama.
"Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab mengatasi bencana tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua, termasuk Majelis Ulama Indonesia," ujar Nusron dalam sambutannya pada acara Munajat Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI.
Ia menekankan, acara munajat yang digelar bukan sekadar ritual seremonial belaka. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk merajut kembali kebersamaan dan kepedulian. Apalagi, belakangan ini musibah seolah tak henti menyambangi negeri. Banjir bandang dan tanah longsor, misalnya, telah melanda sejumlah titik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Maka, melalui forum itu, MUI mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama memanjatkan doa. Doa untuk keselamatan para korban, juga untuk bangsa ini yang sedang diuji.
Artikel Terkait
Menkeu Suntik Rp100 Triliun Tambahan ke Perbankan Jaga Likuiditas Jelang Lebaran
Pemkot Mataram Kaji Wajibkan Pejabat Bersepeda ke Kantor
Ledakan Kedua di Pangkalan Irak Tewaskan 7 Personel, Klinik Militer Turut Dihantam
Contoh Rundown Acara Halalbihalal untuk Keluarga, Kantor, hingga Lingkungan RT