Dia menambahkan, “Ini adalah awal yang baik untuk negosiasi. Dan ada kesepahaman untuk melanjutkan pembicaraan.”
Di sisi lain, delegasi AS dipimpin oleh Steve Witkoff, utusan khusus Presiden Donald Trump untuk Timur Tengah. Kehadiran Jared Kushner, menantu Trump yang kerap menjadi negosiator utama dalam berbagai isu, juga menandakan keseriusan Washington dalam pembicaraan kali ini.
Jadi, meski baru langkah pertama, ada secercah harapan. Tapi semua masih sangat prematur. Kedua negara masih saling mengukur, dan kepercayaan tetap menjadi barang yang paling mahal di ruang perundingan itu.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: 37.000 Kendaraan Padati Tol Kalikangkung dalam 12 Jam
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Aiptu Apendra yang Gugur Saat Tugas
Kemnaker Ingatkan Mentor Segera Selesaikan Administrasi untuk Cairkan Uang Saku Magang
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat