Polda Metro Jaya Selamatkan Empat Balita Korban Perdagangan Orang ke Sumatera

- Jumat, 06 Februari 2026 | 19:30 WIB
Polda Metro Jaya Selamatkan Empat Balita Korban Perdagangan Orang ke Sumatera

Rantai Kejahatan yang Terungkap

Kasus perdagangan manusia ini mulai terbongkar setelah penangkapan seorang tersangka pada Oktober tahun lalu. Jalinan peristiwa yang terungkap menggambarkan skema yang melibatkan orang terdekat korban.

Bermula dari seorang ibu bernama tersangka IJ yang menjemput anaknya, korban RZ, dari pengasuhnya dengan alasan akan diajak bermain. "Tersangka IJ adalah ibu kandung korban, menjemput korban di rumah Saksi CN atau tante korban, dan saksi RS atau nenek korban dengan mengaku bahwa akan menjemput anak korban RZ main," papar Arfan.

Namun, janji itu ternyata bohong. Hingga berhari-hari kemudian, anak tersebut tak kunjung dibawa pulang. Kecurigaan muncul ketika ada informasi bahwa IJ tiba-tiba memiliki banyak uang.

"Saksi AH menanyakan kondisi anak RZ, diketahui selama ini dirawat oleh saksi CN atau tante korban. Lalu saksi CN mencari tersangka IJ," ungkapnya merinci awal mula investigasi keluarga.

Pertemuan antara saksi CN dengan IJ, yang saat itu bersama tersangka N, justru membuka fakta pahit. Saat ditanya keberadaan anaknya, IJ mengaku bahwa korban sudah berada di Medan.

Dugaan pun menguat. Saksi CN kemudian membawa kedua tersangka tersebut ke kantor polisi. Di bawah tekanan penyelidikan, IJ akhirnya mengaku telah menjual anak kandungnya sendiri. "Sesampai di kantor polisi, tersangka IJ mengaku bahwa telah menjual anak tersebut, anak korban RZ, ke tersangka WN," tutur Arfan mengakhiri penjelasan mengenai awal terungkapnya kasus ini.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar