MURIANETWORK.COM - Pemerintah China secara resmi menyatakan dukungan kepada Iran di tengah perundingan nuklir terbaru Teheran dengan Amerika Serikat. Pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri China itu menegaskan penolakan terhadap intimidasi sepihak dan dukungan bagi kedaulatan serta kepentingan sah Iran. Pernyataan ini muncul tepat sebelum perundingan bilateral yang dimediasi Oman itu dimulai di Muscat pada Jumat (6/2/2026).
Dukungan China di Tengah Perundingan
Dukungan Beijing disampaikan dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada hari yang sama dengan dimulainya dialog antara Iran dan AS. Pertemuan di ibu kota Oman ini menjadi perundingan nuklir pertama antara kedua pihak setelah serangkaian ketegangan militer yang melibatkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran beberapa bulan sebelumnya.
Dalam pernyataannya, pemerintah China dengan jelas menyampaikan posisinya. "China mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, martabat nasional, dan hak serta kepentingan sahnya," demikian bunyi pernyataan resmi tersebut, seperti dilansir dari kantor berita internasional.
Pernyataan itu juga secara tegas menolak praktik intimidasi, meski tidak secara spesifik menyebut negara mana yang dimaksud. "Kami menentang intimidasi sepihak," lanjut pernyataan itu, yang mencerminkan sikap diplomatik China yang seringkali menekankan prinsip non-intervensi.
Artikel Terkait
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker
Netanyahu dan Trump Bahas Kesepakatan Baru Usai Operasi Militer di Iran
Arsenal Kehilangan Lima Pemain Inti untuk Jeda Internasional Akibat Cedera
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah