MURIANETWORK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan, kali ini menyasar seorang hakim di Pengadilan Negeri Depok. Menanggapi insiden ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyerukan semua institusi untuk melakukan pembenahan internal guna memutus mata rantai korupsi.
Seruan Perbaikan Diri dari Istana
Di sela-sela aktivitasnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (6/2/2026), Prasetyo Hadi mengaku prihatin dengan masih terjadinya kasus semacam ini. Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah pencegahan harus terus digencarkan.
"Ya bahwa masih ada yang terjadi tentu kita prihatin, tapi ya terus menerus kita imbau kepada semua institusi untuk memperbaiki diri," tuturnya. "Ya kalau bicaranya korupsi ya bagaimana menghentikan budaya-budaya korupsi, kongkalikong dan sebagainya."
Artikel Terkait
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker
Netanyahu dan Trump Bahas Kesepakatan Baru Usai Operasi Militer di Iran
Arsenal Kehilangan Lima Pemain Inti untuk Jeda Internasional Akibat Cedera
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah