Pertemuan dengan Witkoff sendiri berlangsung pada Selasa (3/2) waktu setempat. Kunjungannya ini kebetulan bersamaan dengan dibukanya kembali perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir, sebuah perkembangan yang sedikit memberi harapan.
Namun begitu, Netanyahu tampaknya tidak mau berkompromi. Menurut kantornya, dalam pertemuan itu ia kembali mengulangi tuntutan pokok Israel: Hamas harus dilucuti senjatanya, Gaza harus didemiliterisasi, dan semua tujuan perang harus tercapai dulu sebelum pembangunan kembali Gaza dimulai. Poin-poin itu bukan hal baru, tapi penekanannya kali ini terasa sangat kuat.
Jadi, posisi Israel sudah fix. Mereka bersikeras bahwa baik Hamas maupun Otoritas Palestina tidak boleh punya peran dalam pemerintahan Gaza ke depannya. Wilayah itu, menurut Netanyahu, harus dikelola dengan cara yang sama sekali berbeda.
Artikel Terkait
Dua Warga China Diamankan Usai Curi Uang Penumpang di Pesawat Citilink
Motor Curian Didorong Pelaku, Polisi Ungkap Modus Pencurian Pakai Airsoft Gun
Saksi Ungkap Sertifikat Tanah Keluarga Rafael Alun Jadi Jaminan Bayar Pengacara
BRImo Tembus 45,9 Juta Pengguna, Transaksi Tembus Rp 7.057 Triliun