Tanah Bergerak di Tegal, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

- Rabu, 04 Februari 2026 | 10:05 WIB
Tanah Bergerak di Tegal, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur kawasan itu akhirnya memicu bencana. Di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Tegal, tanah mulai bergerak pelan namun pasti. Akibatnya, puluhan bangunan warga rusak. Bukan cuma rumah, tapi juga pondok pesantren dan fasilitas umum lainnya ikut menjadi korban.

Menurut M Wisnu Imam dari Satgas BPBD Kabupaten Tegal, kejadiannya mulai terasa Minggu lalu. Tapi puncaknya hari Senin, 2 Februari, saat pergerakan tanah itu semakin parah dan meluas.

"Jumlah sementara ada 104 rumah yang rusak. Kejadian mulai Minggu dan tanah terus gerak hari Senin sudah parah," jelasnya.

Dampaknya sungguh luas. Sekitar 150 kepala keluarga atau setara dengan 470 jiwa harus merasakan akibatnya. Kawasan yang terdampak tersebar di beberapa Rukun Warga, mulai dari RW 02, 03, hingga 04, termasuk juga di Dukuh Tigasari dan Padareka. Pemandangannya memilukan retakan tanah menganga, dinding-dinding rumah reyap, dan jalanan terputus.

Infrastruktur desa pun tak luput. Tiga titik jalan, baik desa maupun kabupaten, mengalami kerusakan. Satu bendung irigasi dan sebuah jembatan desa juga ikut ambrol. Bahkan sebuah musala turut terdampak, menambah panjang daftar kerusakan.

Yang cukup mengkhawatirkan, fasilitas pendidikan dan kesehatan turut menjadi korban. Beberapa sekolah seperti SDN Padasari 01, SMA Al Adalah, dan MI Padasari mengalami kerusakan. Pondok Pesantren Al Adalah, PAUD Al-Muna, serta MDTA Nurul Atfal juga tak bisa dipakai. Lalu ada Polindes Padasari, fasilitas kesehatan penting bagi warga, yang ikut rusak.

Akibat bencana ini, sebanyak 17 orang dari 5 keluarga terpaksa mengungsi. Mereka adalah warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah. Saat ini, mereka menempati ruang-ruang di SDN Padasari 01 yang masih bisa digunakan, menunggu kepastian bantuan dan langkah selanjutnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar