Infrastruktur desa pun tak luput. Tiga titik jalan, baik desa maupun kabupaten, mengalami kerusakan. Satu bendung irigasi dan sebuah jembatan desa juga ikut ambrol. Bahkan sebuah musala turut terdampak, menambah panjang daftar kerusakan.
Yang cukup mengkhawatirkan, fasilitas pendidikan dan kesehatan turut menjadi korban. Beberapa sekolah seperti SDN Padasari 01, SMA Al Adalah, dan MI Padasari mengalami kerusakan. Pondok Pesantren Al Adalah, PAUD Al-Muna, serta MDTA Nurul Atfal juga tak bisa dipakai. Lalu ada Polindes Padasari, fasilitas kesehatan penting bagi warga, yang ikut rusak.
Akibat bencana ini, sebanyak 17 orang dari 5 keluarga terpaksa mengungsi. Mereka adalah warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah. Saat ini, mereka menempati ruang-ruang di SDN Padasari 01 yang masih bisa digunakan, menunggu kepastian bantuan dan langkah selanjutnya.
Artikel Terkait
Iran Ancam Tutup Teluk Persia dengan Ranjau Laut Jika Diserang AS-Israel
Satpol PP Jaksel Kerahkan 160 Personel Amankan Destinasi Wisata Saat Libur Lebaran
Jasa Marga Terapkan Satu Arah di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Anggota MPR Desak Percepat RUU Pengelolaan Iklim Menyikapi Suhu Terik di Jakarta