Senin pagi itu, suasana di Pelabuhan Bakauheni Lampung sudah jauh berbeda dari hari-hari biasa. Menjelang arus balik gelombang pertama, kendaraan roda empat mulai memadati area pelabuhan. Ratusan mobil itu berdatangan sejak pukul sembilan pagi, baik dari arah Tol Trans Sumatera maupun Jalur Arteri Bakauheni, semuanya menuju pintu masuk kapal.
Antrean panjang terlihat di mana-mana. Banyak kendaraan mengantri untuk bisa masuk ke dalam kapal, sementara di beberapa titik buffer zone khususnya dermaga satu dan dua kondisinya tak kalah padat. Uniknya, mayoritas kendaraan yang mengantre ternyata berplat B, alias dari wilayah Jabodetabek. Rupanya, mereka baru saja menyelesaikan momen Lebaran bersama keluarga di Sumatera dan kini bersiap kembali ke Jawa.
Di sisi lain, para petugas dari kepolisian dan ASDP Bakauheni tampak siaga penuh. Mereka mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan semakin menjadi-jadi menjelang sore hingga malam hari nanti.
Lantas, apa yang mendorong para pemudik ini berangkat lebih awal? Sebagian besar mengaku sengaja memilih kembali ke Ibu Kota sebelum arus puncak tiba. Tujuannya sederhana: menghindari kemacetan parah yang biasanya terjadi saat puncak arus balik.
Menariknya, meski antrean di pelabuhan terlihat panjang, arus lalu lintas menuju lokasi justru dilaporkan masih lancar. Baik dari arah Tol Trans Jawa maupun Jalur Arteri Sumatera, kondisi jalan terbilang normal.
Artikel Terkait
Mudik Lebaran Diproyeksi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2026
Macet Parah H+1 Lebaran, Antrean 22 Kilometer Membelit Tasikmalaya-Garut
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Sistem Satu Arah Diberlakukan
Keluarga Ungkap Anggi, Cucu Mpok Nori, Alami Tiga Kali Keguguran Sebelum Tewas