Ancaman keras datang dari Iran. Mereka menyatakan siap menebar ranjau laut di seantero Teluk Persia. Pemicunya? Jika Amerika Serikat dan Israel nekat menyerang wilayah pantai atau pulau-pulau milik mereka. Kalau ancaman ini benar-benar dijalankan, dampaknya bakal serius: jalur pelayaran penting di kawasan itu bisa macet total.
Laporan dari kantor berita Fars, yang diambil alih oleh Anadolu Agency, Senin (23/3/2026), mengutip pernyataan resmi Dewan Pertahanan Nasional Iran. Isinya blak-blakan. Setiap upaya "musuh" untuk menyentuh pantai atau pulau mereka, akan dibalas dengan pemasangan ranjau di setiap akses dan jalur komunikasi di Teluk Persia.
Ranjau yang akan digunakan pun beragam. Termasuk di dalamnya ranjau terapung yang bisa diluncurkan langsung dari garis pantai.
Menurut sejumlah saksi, pernyataan itu juga memperingatkan skenario terburuk. Jika terjadi, seluruh Teluk Persia bakal menghadapi kondisi mirip Selat Hormuz, dan itu akan berlangsung lama. Intinya, jalur maritim utama itu terancam ditutup.
"Tanggung jawab atas semua konsekuensi ini ada di pundak pihak yang memulai serangan," begitu bunyi pernyataan itu, menegaskan posisi mereka.
Di sisi lain, Dewan juga memberi catatan. Mereka bilang, satu-satunya jalan aman bagi "negara-negara non-agresif" untuk melintasi Selat Hormuz adalah dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Iran. Titik.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Buka Akses Rekrutmen via Aplikasi MyPertamina
HBKB Diterapkan di HR Rasuna Said untuk HUT Jakarta, Dishub Sediakan 3.687 Slot Parkir dan Enam Jalur Alternatif
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Santriwati, Terancam 15 Tahun Penjara
PKB Kecam Pemerkosaan oleh Pimpinan Ponpes di Pati, Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku