Di tengah hiruk-pikuk isu perdagangan global, rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump mulai mengemuka. Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan kedua pemimpin itu memang sedang digodok. Fokusnya? Tak lain adalah keputusan tarif dagang yang digulirkan Trump, yang tentu saja berdampak besar.
"Sedang dibahas oleh Kementerian Luar Negeri," ujar Teddy saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa lalu.
"Nanti Pak Menlu yang akan menyampaikan," tambahnya.
Ia meyakinkan bahwa pertemuan itu pasti akan terlaksana. Rupanya, komunikasi antara Prabowo dan Trump sendiri sudah berjalan. "Tentunya sudah ada perbincangan dan beberapa kali bertemu," kata Teddy. Soal waktu dan bentuknya, itu yang masih akan diputuskan kemudian.
Di sisi lain, kabar positif datang dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menyebut kesepakatan tarif impor dengan Amerika Serikat pada dasarnya sudah final. Pekerjaan yang tersisa tinggal penyempurnaan dan proses legal drafting. Artinya, fondasi untuk pertemuan puncak itu sebenarnya sudah mulai terbentuk.
Artikel Terkait
Kemensos Beberkan Rincian Bantuan Rp 5 Juta hingga Santunan untuk Korban Bencana Sumatera
RBA Naikkan Suku Bunga, Nasib Diaspora Indonesia di Australia Dipertaruhkan
Awal 2026, Bencana Alam Landa 37 Titik di Indonesia, 145 Ribu Jiwa Terdampak
Ukraina dan Sekutu Siapkan Respons Otomatis Jika Rusia Langgar Gencatan Senjata