Posisi Gus Ipul di PBNU Ditegaskan, Rapat Pleno Kembalikan Struktur ke Bentuk Semula

- Minggu, 01 Februari 2026 | 10:05 WIB
Posisi Gus Ipul di PBNU Ditegaskan, Rapat Pleno Kembalikan Struktur ke Bentuk Semula

Di sisi lain, rapat tersebut ternyata tak cuma membahas soal posisi Gus Ipul. Ada agenda lain yang tak kalah penting. Rapat juga meninjau ulang sanksi pemberhentian Ketua Umum PBNU yang sebelumnya sempat ditetapkan pada 9 Desember 2025. Selain itu, semua Surat Keputusan organisasi yang diterbitkan tanpa tanda tangan lengkap dari keempat pimpinan utama PBNU akan ditelaah kembali.

Nah, selain menyelesaikan persoalan internal, rapat pleno juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis untuk masa depan. Mereka sepakat memperbaiki tata kelola organisasi dan keuangan, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang lebih ketat. Persiapan menuju Munas dan Konbes NU 2026 pada Syawal 1447 H (atau sekitar April 2026) pun mulai digarap, begitu pula dengan persiapan untuk Muktamar ke-35 NU yang rencananya digelar Juli-Agustus 2026.

“PBNU juga memastikan seluruh program dan kegiatan strategis ke depan harus berjalan sesuai Qonun Asasi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NU, serta mematuhi kebijakan dan restu Rais Aam PBNU,”

tutup Prof. Mukri mengakhiri penjelasannya. Langkah-langkah ini sepertinya ingin menunjukkan konsolidasi internal yang lebih solid sebelum menghadapi agenda-agenda besar di depan mata.


Halaman:

Komentar