Rintikan hujan di pagi hari punya daya pikat yang sulit ditolak. Udara dingin, selimut hangat rasanya ingin terus meringkuk dan lupa pada dunia luar. Pasti banyak yang setuju, kan?
Rupanya, rasa kantuk yang datang saat hujan itu bukan cuma perasaan. Ada penjelasan ilmiah di baliknya, yang bikin kita tidur lebih nyenyak. Yuk, kita telusuri satu per satu.
White Noise dari Langit
Pertama, coba dengarkan suara rintikannya. Menurut Dr. Sue Peacock, seorang psikolog kesehatan asal Inggris, irama hujan itu membentuk semacam "white noise".
Suara konstan dan lembut ini ibaratnya menyamarkan gangguan dari sekitar. Deru kendaraan atau obrolan tetangga jadi kurang terdengar. Alhasil, otak kita jadi lebih rileks dan siap untuk terlelap.
Penelitian dari Harvard Medical School dan Cornell University juga mendukung hal ini. Mereka menemukan bahwa suara hujan bisa membantu orang dewasa tertidur lebih cepat, bahkan hingga 38 persen.
Hormon Tidur yang Meningkat
Alasan lain? Sinar matahari yang hilang. Saat mendung tebal menutupi langit, cahaya yang sampai ke bumi otomatis berkurang. Nah, kondisi ini memicu tubuh kita memproduksi lebih banyak melatonin.
Melatonin ini ibarat konduktor alami yang mengatur jam tidur kita. Kadarnya naik, sinyal kantuk pun menguat. Jadi wajar saja kalau mata langsung berat saat langit mendung.
Artikel Terkait
Kapan Waktu Tepat Ganti Bra Saat Hamil? Ini Tanda-Tandanya
Kisah Para Ibu: Dari Pujian Sederhana hingga Ajarkan Anak Berani Membela Diri
Mimpi Naik Truk: Benarkah Isyarat Beban Hidup yang Harus Diangkut?
Hati-Hati! 5 Buah Ini Justru Cepat Busuk Jika Disimpan di Kulkas