Suasana Sabtu pagi di Gedung Tangsi Belanda, Siak, tiba-tiba berubah jadi chaos. Lantai dua bangunan cagar budaya itu ambruk, menimpa puluhan anak sekolah yang sedang berkunjung. Polres Siak langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi korban.
Peristiwa nahas ini terjadi tepatnya pukul 09.45 WIB. Rombongan dari SDIT Baitul Ridho 55 murid plus 12 guru tiba sekitar sejam sebelumnya untuk wisata edukasi. Mereka dipandu berkeliling, termasuk naik ke lantai dua bangunan tua itu.
Namun begitu, di salah satu ruangan, malapetaka terjadi.
"Setibanya di lantai dua, papan kayu yang sudah lapuk itu nggak kuat menahan beban," jelas Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Isryam Siregar.
"Akhirnya runtuh. Rombongan terjatuh ke lantai dasar, kira-kira dari ketinggian empat meter lebih," imbuhnya, Sabtu (31/1/2026).
Akibatnya, 17 orang terluka. Rinciannya 15 pelajar, satu guru, dan seorang pemandu wisata. Sepuluh korban dengan cedera serius dilarikan ke RSUD Siak. Tujuh lainnya mendapat perawatan untuk luka-luka ringan di Puskesmas Mempura.
Artikel Terkait
Guncangan di OJK: Empat Pucuk Pimpinan Serentak Mengundurkan Diri
Anggota DPR Tegaskan: Tak Ada Campur Tangan BUMN dalam Penggantian Pimpinan OJK dan BEI
Polisi Coba Pendekatan Religi untuk Atasi Pemotor Lawan Arah di Lebak Bulus
Prasetyo Hadi Bantah Ada Tokoh Oposisi dalam Pertemuan Tertutup Prabowo