Dunia Hari Ini Jumat, 30 Januari 2026
Hari ini, berita datang dari berbagai penjuru dunia dengan kisah yang beragam. Mari kita mulai dari dua peristiwa di Asia yang menegangkan.
Hukuman Mati untuk 11 Pelaku Penipuan di Myanmar
China baru saja mengeksekusi 11 orang. Mereka adalah bagian dari sebuah geng kriminal yang beroperasi di Myanmar, dan beberapa di antaranya disebut-sebut sebagai anggota kunci jaringan penipuan daring yang masif. Eksekusi ini dilaksanakan Kamis kemarin, 29 Januari.
Sebenarnya, vonis hukuman mati sudah dijatuhkan pengadilan di Wenzhou sejak September lalu. Rentetan kejahatan mereka cukup panjang dan kejam: mulai dari pembunuhan serta penganiayaan berencana, penahanan ilegal, penipuan, sampai mendirikan kasino ilegal.
Pusat-pusat penipuan semacam ini, yang kerap dijalankan oleh warga asing banyak di antaranya warga China sering kali mempekerjakan orang-orang yang menjadi korban perdagangan manusia. Mereka dipaksa untuk menipu korban lain lewat dunia maya.
Menghadapi masalah ini, Beijing selama beberapa tahun terakhir gencar bekerja sama dengan negara-negara di Asia Tenggara. Hasilnya, ribuan orang sudah berhasil dipulangkan ke China.
Tragedi Pesawat di Kolombia: 15 Nyawa Melayang
Sementara itu, duka datang dari Kolombia. Sebuah pesawat kecil jatuh di wilayah pedesaan provinsi Norte de Santander, di timur laut negara itu. Seluruh 15 orang di dalamnya tewas, termasuk seorang anggota kongres.
Maskapai milik negara, Satena, yang mengoperasikan penerbangan itu, menyebut pihak berwenang di Curasica yang pertama kali memberi tahu tentang lokasi jatuhnya pesawat. Tim penyelamat langsung dikerahkan untuk mengevaluasi kondisi para penumpang.
Sayangnya, harapan itu pupus.
Kementerian Transportasi Kolombia dengan berat hati mengonfirmasi bahwa tidak ada satu pun yang selamat dari musibah tersebut.
Artikel Terkait
Dinamika Keraton Solo: PN Solo Kabulkan Ganti Nama, Mangkubumi Fokus Revitalisasi
Trump Pertimbangkan Serangan Terarah untuk Dukung Demonstran Iran
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan
Bupati Bogor Ungkap Kendala Perbaikan Jalan di Tengah Hujan