Bagi warga yang membutuhkan pertolongan, Asril mengingatkan untuk menghubungi call center Jakarta Siaga atau pos damkar terdekat. Dia menegaskan, layanan penyelamatan ini sama sekali tidak dipungut biaya. Gratis.
Kondisi Banjir Ibu Kota
Sayangnya, masalah di Rawajati hanyalah satu titik dari persoalan yang lebih luas. Banjir di sejumlah wilayah Jakarta ternyata belum juga menunjukkan tanda-tanda surut. Per pagi ini, puluhan RT masih terendam, membuat aktivitas warga lumpuh total.
Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta per pukul 07.00 WIB mencatat, setidaknya 39 RT dan tiga ruas jalan masih tergenang. Yang paling parah, tinggi air di beberapa titik di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur bahkan dilaporkan mencapai 3,5 meter. Bayangkan saja, setinggi itu.
Wilayah yang terdampak tersebar: Jakarta Barat, Selatan, Timur, hingga Utara. Banyak warga yang terpaksa mengungsi, seperti di Kedaung Kaliangke Jakbar, Karet Tengsin Jakpus, dan di tiga titik berbeda di Jakarta Timur.
Di tengah situasi ini, personel BPBD terus disiagakan untuk memantau perkembangan genangan di tiap wilayah. Upaya penyedotan air juga digenjot di beberapa lokasi kritis. Mereka juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik, berharap bisa mempercepat proses pengeringan. Tapi langit Jakarta masih kelabu, seolah belum ingin memberi kesempatan.
Artikel Terkait
Krisis Air Ancam RSUP M. Djamil, Pemerintah Gerak Cepat Bor Sumur Cadangan
Bupati Bogor Ungkap Kendala Perbaikan Jalan di Tengah Hujan
Truk Hebel Terguling di Tanjakan Depok, Lalu Lintas Lumpuh Sejenak
Pleno PBNU Akhiri Polemik, Gus Yahya Kembali Pimpin Organisasi