Debat pun Meledak
Ketegangan memuncak ketika Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, mulai memberikan penjelasan. Veronica awalnya memaparkan soal layanan pengaduan SAPA 129 dan pentingnya sinergi untuk menangani kasus. Ia juga mengakui tantangan anggaran yang dihadapi. "KemenPPPA memang kalau dibilang kita ini ngurusin setengah perempuan seluruh Indonesia... dengan budget yang begitu kecil memang sangat susah kalau kita tidak melakukan kolaborasi," ujarnya.
Namun begitu, penjelasan itu justru memantik respons lebih keras dari Pasha. Ia tak sungkan menyela. "Izin Pimpinan, mohon maaf sekali, Pimpinan," sela Pasha. "Ini dari penjelasan Ibu Wamen kok saya melihat ini seperti keluar dari koridor... Yang dijelaskan oleh Ibu Wamen tadi sama juga dilakukan oleh Komnas Perempuan. Coba kita pahami sama-sama dulu deh, definisi pemberdayaan perempuan apa sebenarnya?"
Pasha menekankan, yang dibahas Veronica lebih ke ranah hukum dan advokasi. Padahal, menurutnya, tugas pokok kementerian seharusnya lebih luas: memberdayakan semua perempuan Indonesia, dari lansia hingga janda, agar punya kemandirian ekonomi dan sosial.
Di tengah tekanan itu, Veronica hanya sempat membalas singkat. "Mohon maaf, mohon maaf," jawabnya, sebelum suasana rapat yang panas itu berusaha diredakan.
Artikel Terkait
Seribu Toren Air Gratis untuk Warga Jakarta yang Kesulitan Air Bersih
Vonislah Sudah: 18 Tahun Penjara untuk Imam Hidayat, Pembunuh yang Mencor Jasad Pacar
GPII Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini Argumennya
Trump Klaim Putin Setop Serangan di Kyiv Atas Permintaannya: Karena Cuaca Sangat Dingin