Debat pun Meledak
Ketegangan memuncak ketika Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, mulai memberikan penjelasan. Veronica awalnya memaparkan soal layanan pengaduan SAPA 129 dan pentingnya sinergi untuk menangani kasus. Ia juga mengakui tantangan anggaran yang dihadapi. "KemenPPPA memang kalau dibilang kita ini ngurusin setengah perempuan seluruh Indonesia... dengan budget yang begitu kecil memang sangat susah kalau kita tidak melakukan kolaborasi," ujarnya.
Namun begitu, penjelasan itu justru memantik respons lebih keras dari Pasha. Ia tak sungkan menyela. "Izin Pimpinan, mohon maaf sekali, Pimpinan," sela Pasha. "Ini dari penjelasan Ibu Wamen kok saya melihat ini seperti keluar dari koridor... Yang dijelaskan oleh Ibu Wamen tadi sama juga dilakukan oleh Komnas Perempuan. Coba kita pahami sama-sama dulu deh, definisi pemberdayaan perempuan apa sebenarnya?"
Pasha menekankan, yang dibahas Veronica lebih ke ranah hukum dan advokasi. Padahal, menurutnya, tugas pokok kementerian seharusnya lebih luas: memberdayakan semua perempuan Indonesia, dari lansia hingga janda, agar punya kemandirian ekonomi dan sosial.
Di tengah tekanan itu, Veronica hanya sempat membalas singkat. "Mohon maaf, mohon maaf," jawabnya, sebelum suasana rapat yang panas itu berusaha diredakan.
Artikel Terkait
Wamendagri: Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah
RJ2 Dukung Penuntasan Kasus Penyekriman Aktivis Kontras Andrie Yunus
Polisi Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
BNPB Pastikan Huntap Korban Bencana Aceh Utara Dilengkapi Fasilitas Lengkap