tegas Dody.
Ia menambahkan, prinsip yang dipakai adalah Build Back Better. Artinya, infrastruktur yang dibangun ulang harus lebih bagus dan lebih tahan banting dari sebelumnya.
Selain proyek itu, Andre Rosiade menyebut sejumlah pekerjaan lain juga terus berjalan. Misalnya, ruas Payakumbuh-Sitangkai yang ditargetkan rampung Juli 2026. Nantinya, pembangunan akan dilanjutkan ke Sitangkai-Batusangkar lewat skema Inpres Jalan Daerah tahun depan.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, tak ketinggalan menyampaikan apresiasi.
“Pemprov Sumbar siap berkoordinasi dan bekerja sama agar pembangunan bisa segera terlaksana. Pembangunan jalan tersebut akan menjadi pengungkit penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta pengembangan kawasan pariwisata di Sumbar,”
ujar Mahyeldi.
Jadi, dengan disetujuinya pendanaan dari APBN ini, ada harapan baru. Konektivitas wilayah bakal makin kuat, arus logistik dan pergerakan ekonomi di Sumbar pun diharapkan bisa lebih lancar. Semua tinggal menunggu realisasi di lapangan.
Artikel Terkait
Riky Febriansyah Akui Pisah Rumah dengan Maissy Pramaisshela
BNN Musnahkan 34,2 Kg Sabu dan Ekstasi, Selamatkan 147 Ribu Potensi Penyalahguna
Badan Gizi Nasional Libatkan Kejagung Awasi Dana Makan Bergizi Gratis
BNN Musnahkan 34,2 Kg Sabu, Ekstasi, dan Party Drug dari Berbagai Kasus