Manager Humas KAI Daop 5, M As'ad Habibuddin, menjelaskan lebih detail. Saat ini, timnya masih sibuk di lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan dan evakuasi, berusaha memulihkan situasi secepat mungkin demi keamanan perjalanan.
"Jalur hulu belum bisa dilalui untuk sementara. Kalau jalur hilir, masih bisa tapi kecepatannya dibatasi maksimal 40 kilometer per jam," kata As'ad.
Di sisi lain, KAI kembali mengingatkan pesan lama yang sering diabaikan. Mereka mengimbau pengendara, khususnya di pelintasan sebidang, untuk benar-benar mengutamakan keselamatan. Patuhi rambu, beri jalan untuk kereta. Itu kuncinya.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang pasti dialami penumpang kereta api akibat musibah ini. Suasana malam di Kebumen pun berubah dari biasa menjadi malam duka yang penuh dengan kepulan asap dan lampu darurat.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Tiga Pelaku Perampokan dan Penyiksaan terhadap Pasangan Lansia di Cileungsi
DPRD Banten Panggil Dinkes, Waspadai Lonjakan 2.000 Suspek Campak
Satgas Saber Pangan Temukan Cabai Rawit dan Minyak Goreng Masih di Atas HET
Pemprov DKI Gelar Car Free Night dan Gratiskan Transportasi Umum Saat Lebaran