Manager Humas KAI Daop 5, M As'ad Habibuddin, menjelaskan lebih detail. Saat ini, timnya masih sibuk di lokasi. Mereka melakukan pemeriksaan dan evakuasi, berusaha memulihkan situasi secepat mungkin demi keamanan perjalanan.
"Jalur hulu belum bisa dilalui untuk sementara. Kalau jalur hilir, masih bisa tapi kecepatannya dibatasi maksimal 40 kilometer per jam," kata As'ad.
Di sisi lain, KAI kembali mengingatkan pesan lama yang sering diabaikan. Mereka mengimbau pengendara, khususnya di pelintasan sebidang, untuk benar-benar mengutamakan keselamatan. Patuhi rambu, beri jalan untuk kereta. Itu kuncinya.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang pasti dialami penumpang kereta api akibat musibah ini. Suasana malam di Kebumen pun berubah dari biasa menjadi malam duka yang penuh dengan kepulan asap dan lampu darurat.
Artikel Terkait
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Penumpang Langsung Berduyun-duyun
Prabowo Resmi Lantik Delapan Anggota Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030
Dua Tersangka Korupsi Dinas Kementan, Kerugian Negara Capai Rp 5,94 Miliar
Oknum Polisi Diperiksa Usai Tuding Pedagang Es Kue Jadul Pakai Spons