Lagi-lagi, sirene peringatan berbunyi di Asia Timur. Korea Utara diketahui menembakkan rudal balistik pada Selasa (27/1) waktu setempat. Menurut pantauan, proyektil itu meluncur ke arah perairan yang dikenal sebagai Laut Jepang.
Dua negara tetangganya, Korea Selatan dan Jepang, langsung merespons. Mereka lah yang pertama kali melaporkan aktivitas militer Pyongyang ini.
Dari Seoul, Kepala Staf Gabungan menyebut pihaknya mendeteksi sebuah "proyektil" yang mengarah ke Laut Timur begitu mereka menyebut kawasan itu. Sinyal dari Seoul terdengar lebih singkat.
Namun begitu, laporan dari Tokyo memberikan detail yang sedikit berbeda. Otoritas Penjaga Pantai Jepang, mengutip Kementerian Pertahanan, menyatakan bukan cuma satu, melainkan dua rudal balistik yang diluncurkan. Keduanya diperkirakan sudah jatuh ke laut.
Kantor berita Jiji Press kemudian memperjelas titik jatuhnya. Mengutip sumber pertahanan yang sama, media itu melaporkan rudal-rudal tersebut mendarat di perairan di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang. Artinya, secara teknis tak melanggar batas wilayah mereka.
Artikel Terkait
Sinyal Darurat Picu Operasi Penyelamatan Pesawat Caravan di Nabire
Anggaran Pasca Bencana Dikritik, Komisi V Desak PU Bentuk Direktorat Khusus
MA Usulkan Penambahan Hakim Agung, Usia Pensiun 70 Tahun Jadi Opsi
Dua Pemuda Diamankan di Apartemen Thamrin, Vape Sintetis Jadi Modus Baru