Di gedung DPR Senayan, suasana Selasa siang itu cukup ramai. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, sempat diwawancarai soal kabar sejumlah kadernya yang hengkang ke Partai Solidaritas Indonesia. Tanggapannya? Cukup santai dan penuh toleransi.
"Ya, itu kan hak dan pilihan masing-masing," ujar Saan.
Dia menegaskan, pihaknya tentu saja menghormati pilihan politik siapa pun. Nada bicaranya tenang, tanpa kesan gusar.
Menurut Saan, NasDem sebenarnya selalu berupaya menciptakan rasa nyaman bagi para kadernya. Tapi ya, kalau ada yang merasa lebih cocok di partai lain, mereka tak mungkin dipaksa bertahan. "Kita juga nggak bisa apa-apa menahan," katanya sambil menghela napas. "Tapi kita tetap menghargai pilihan."
Artikel Terkait
Kebakaran Rumah di Mampang Prapatan, Tak Ada Korban Jiwa Berkat Respons Cepat
Polisi Gunung Putri Bantu Warga Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Jusuf Kalla dan Guru Besar Bahas Ancaman Defisit Anggaran Daerah
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Kekerasan dan Kembali ke Dialog di Timur Tengah