Di gedung DPR Senayan, suasana Selasa siang itu cukup ramai. Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, sempat diwawancarai soal kabar sejumlah kadernya yang hengkang ke Partai Solidaritas Indonesia. Tanggapannya? Cukup santai dan penuh toleransi.
"Ya, itu kan hak dan pilihan masing-masing," ujar Saan.
Dia menegaskan, pihaknya tentu saja menghormati pilihan politik siapa pun. Nada bicaranya tenang, tanpa kesan gusar.
Menurut Saan, NasDem sebenarnya selalu berupaya menciptakan rasa nyaman bagi para kadernya. Tapi ya, kalau ada yang merasa lebih cocok di partai lain, mereka tak mungkin dipaksa bertahan. "Kita juga nggak bisa apa-apa menahan," katanya sambil menghela napas. "Tapi kita tetap menghargai pilihan."
Artikel Terkait
Dua Eks Pentolan NasDem Sulsel Sambut Kaesang dengan Rompi PSI
Dapur Ekosistem di Pandeglang Siap Hidangkan Makanan Gratis untuk 6.000 Santri
29 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Ditelan Banjir dan Longsor
JPU Soroti Pola Lingkaran Dalam Nadiem yang Diduga Rusak Sistem Pendidikan