Alasannya, kepemimpinan di BI bersifat kolegial. Posisi yang dituju Tommy adalah Deputi, bukan Gubernur atau Senior Deputi. Jadi, pengaruhnya tak bersifat tunggal.
"Terlepas dari statusnya sebagai keponakan Bapak Presiden, menurut saya Tommy tetap berhak menduduki jabatan Deputi itu," sambung Said.
Soal hubungan keluarga itu, Said melihatnya cuma kebetulan belaka. "Ya kebetulan saja jadi keponakan. Dia kan tidak bisa memilih jadi keponakan atau tidak," ujarnya sambil tertawa ringan. Intinya, penilaiannya hanya fokus pada satu hal: kemampuan Tommy sendiri.
Sebagai Ketua DPP PDIP, Said mengaku optimis. Dia yakin Tommy akan mampu menjalankan tugas barunya nanti.
"Akan sangat mumpuni Tommy di sana. Percaya deh," tutupnya meyakinkan.
Artikel Terkait
Pelecehan di Balik Pintu Terkunci: Polisi Pandeglang Buru Manajer Sawit
Truk Mogok di Daan Mogot Picu Kemacetan Panjang
Thomas Djiwandono Ditunjuk Jadi Deputi Gubernur BI, Sinergi Moneter-Fiskal Jadi Fokus
Kabel Fiber Optik Menjerat Leher, Dua Pemotor Terluka di Cibinong