Sebuah mural baru yang penuh ancaman kini menghiasi Alun-alun Enghelab di jantung Teheran. Iran secara terbuka memperingatkan Amerika Serikat, lewat gambar itu, untuk mengurungkan niat melakukan serangan militer baru. Peresmiannya dilakukan Minggu lalu, dan pesannya terang benderang.
Menurut laporan Associated Press dan Al Arabiya, mural tersebut menggambarkan pemandangan suram di dek sebuah kapal induk. Beberapa pesawat tampak rusak parah. Di atasnya, terpampang slogan yang tak bisa dianggap remeh: "Jika ingin menebar angin, Anda akan menuai badai."
Waktu pemasangannya jelas bukan kebetulan. Ini bertepatan dengan pergerakan armada AS, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, yang sedang menuju kawasan Timur Tengah. Seolah, mural itu adalah jawaban visual sebelum kata-kata diucapkan.
Presiden Donald Trump sendiri berusaha meredam ketegangan, meski pernyataannya justru meninggalkan ruang untuk spekulasi.
"Kita memiliki armada besar yang bergerak menuju ke arah tersebut, dan mungkin kita tidak perlu menggunakannya," ujarnya beberapa hari sebelumnya.
Artikel Terkait
Di Tengah Reruntuhan, Ada yang Ingin Menikah
Pasca Bencana, Warga Aceh dan Sumut Serukan: Kami Butuh Kitab Suci Pengganti
Pulih Total, Layanan Kesehatan di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Berjalan Normal
Thomas Djiwandono Uji Kelayakan, Usung Sinergi Fiskal-Moneter di Depan Komisi XI