Dia menambahkan, sekitar 18 korban sudah dilarikan ke salah satu fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Kapal feri tersebut sedang dalam pelayaran rutin dari Kota Zamboanga menuju Pulau Jolo ketika musibah terjadi. Detail penyebab tenggelamnya masih diselidiki.
Di sisi lain, Penjaga Pantai Filipina telah bergerak cepat. Mereka mengerahkan tim di stasiun Mindanao selatan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung.
Ini bukan kali pertama Filipina menghadapi tragedi maritim semacam ini. Sebagai negara kepulauan dengan 116 juta penduduk, negeri ini punya catatan panjang soal kecelakaan feri antar pulau. Baru tahun lalu, lebih dari tiga puluh orang tewas dalam kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah feri di wilayah selatan yang sama. Sebuah pengingat pilu betapa transportasi laut masih menyimpan risiko.
Artikel Terkait
Polri Garap 1,3 Juta Hektar Sawah Jagung, Panen Capai 3,5 Juta Ton
Polres Dumai Gelar Lari Pagi, Akhiri dengan Penanaman Pohon
Jenderal Andalan Xi Jinping Dicopot, Diduga Bocorkan Rahasia Nuklir ke AS
Nadiem Jalani Sidang Korupsi Chromebook Meski Masih dalam Perawatan