Upaya penanganan kini memasuki fase yang lebih intensif. Koordinasi dengan berbagai kementerian di Jakarta dan otoritas lokal Kamboja digeber. Bahkan, tim gabungan dari Kemlu dan Kemimipas RI sudah sampai di Phnom Penh sejak Sabtu (24/1) lalu. Tugas mereka jelas: mendata, menilai kasus per kasus, dan mengurus dokumen perjalanan pengganti paspor bagi yang kehilangan.
“Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat berbagai proses di lapangan,” demikian harapan yang disampaikan KBRI.
Lalu, di mana para WNI ini menunggu? Sebagian besar memilih tinggal mandiri di berbagai guest house yang bertebaran di ibu kota. Mereka tidak dikumpulkan di satu tempat penampungan. Meski begitu, tim dari kedutaan tetap memantau keberadaan mereka, memastikan situasi tetap kondusif sambil proses kepulangan disiapkan.
Jadi, meski gelombangnya surut, pekerjaan di lapangan masih panjang. Semua mata tertuju pada proses repatriasi yang diharapkan berjalan lancar.
Artikel Terkait
Laporan Warga ke 110 Gagalkan Pesta Narkoba di Gedung Kosong Pekanbaru
Kortas Tipikor Polri Kembalikan Aset Negara Rp 2,37 Triliun
Polisi Periksa ART hingga Sopir, Reza Arap Belum Pasti Hadir dalam Kasus Meninggalnya Lula Lahfah
Kapolri Pasang Target 10 Detik dan 10 Menit untuk Layanan Darurat 110