Upaya penanganan kini memasuki fase yang lebih intensif. Koordinasi dengan berbagai kementerian di Jakarta dan otoritas lokal Kamboja digeber. Bahkan, tim gabungan dari Kemlu dan Kemimipas RI sudah sampai di Phnom Penh sejak Sabtu (24/1) lalu. Tugas mereka jelas: mendata, menilai kasus per kasus, dan mengurus dokumen perjalanan pengganti paspor bagi yang kehilangan.
“Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat berbagai proses di lapangan,” demikian harapan yang disampaikan KBRI.
Lalu, di mana para WNI ini menunggu? Sebagian besar memilih tinggal mandiri di berbagai guest house yang bertebaran di ibu kota. Mereka tidak dikumpulkan di satu tempat penampungan. Meski begitu, tim dari kedutaan tetap memantau keberadaan mereka, memastikan situasi tetap kondusif sambil proses kepulangan disiapkan.
Jadi, meski gelombangnya surut, pekerjaan di lapangan masih panjang. Semua mata tertuju pada proses repatriasi yang diharapkan berjalan lancar.
Artikel Terkait
KPK Sita Aset Rp 100 Miliar Lebih dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Trump Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia AS, tapi Ingatkan Ancaman Keselamatan
Miliano Jonathans Dipastikan Absen Hingga Akhir 2026 Akibat Cedera ACL
KPK Beberkan Peran Sentral Stafsus Menag dalam Skema Fee Percepatan Haji