Di sisi lain, TNI AD pun angkat bicara. Melalui Kepala Dinas Penerangan, Brigjen Donny Pramono, mereka menyampaikan duka cita yang mendalam. Donny menegaskan, insiden ini adalah musibah yang sama sekali tak diinginkan, apalagi terjadi saat kedua institusi sedang bahu-membahu dalam tugas kemanusiaan.
Dalam pernyataan tertulisnya, Donny menyampaikan pesan langsung dari Pangdam III/Siliwangi. "Pangdam III/Siliwangi menyampaikan empati dan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum serta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Pangdam menegaskan bahwa laka lantas tersebut merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh siapa pun, terlebih lagi terjadinya saat pelaksanaan tugas kemanusiaan sedang berjalan," katanya.
Sebagai bentuk kepedulian, Inspektur Kodam III/Siliwangi, Brigjen TNI Nurul Yakin, telah mengunjungi keluarga almarhum dan rekan-rekan sejawatnya di kepolisian. Kunjungan itu untuk menyampaikan salam duka dari seluruh keluarga besar Kodam III/Siliwangi.
Donny juga memastikan bahwa soliditas antara TNI dan Polri tak akan goyah karena musibah ini. Yang tak kalah penting, TNI menyatakan komitmen penuhnya untuk menghormati proses penyelidikan. Mereka berjanji mendukung penanganan kasus ini secara profesional dan objektif, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Artikel Terkait
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor
Longsor Dahsyat di Bandung Barat Tenggelamkan Puluhan Rumah, Korban Jiwa Dikhawatirkan
Kiai Miftah: Ketegasan dan Restu Mbah Moen di Balik Kemantapan Posisi Rois Aam NU
Video Bantah Klaim Resmi: Tewas Ditembak Petugas Imigrasi Saat Bantu Pengunjuk Rasa