Tim DVI Berhasil Identifikasi Enam Korban Longsor Cisarua, 71 Orang Masih Hilang

- Minggu, 25 Januari 2026 | 03:20 WIB
Tim DVI Berhasil Identifikasi Enam Korban Longsor Cisarua, 71 Orang Masih Hilang

Cuaca ekstrem masih menyelimuti Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyusul bencana longsor yang menerjang wilayah itu. Di tengah kondisi yang sulit, proses identifikasi korban terus berjalan. Polda Jawa Barat melaporkan, saat ini ada sepuluh kantong jenazah yang berada di pos Disaster Victim Identification (DVI). Kabar baiknya, enam di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.

Kombes Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jabar, memberikan penjelasan lebih rinci.

"Dari jumlah tersebut, terdapat 10 kantong jenazah di pos DVI yang sedang diproses. Enam sudah teridentifikasi, satu berupa bagian tubuh, dan masih ada tiga lainnya yang masih dalam proses identifikasi," ujarnya, seperti dilansir Antara, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, kerja tim DVI bersama tim SAR gabungan tak kenal lelah meski cuaca seringkali tak bersahabat. Prosesnya rumit. Beberapa bagian tubuh, katanya, sudah punya pembanding sidik jari dari jenazah yang sebelumnya dievakuasi. Identifikasi kini mengandalkan data ante-mortem dan post-mortem.

"Bagian tubuh berupa tangan sudah dapat diidentifikasi karena memiliki pembanding sidik jari," tambah Hendra.

"Sementara bagian tubuh berupa kaki dan lainnya masih dalam proses identifikasi melalui ante-mortem dan post-mortem."

Namun begitu, tantangan di lapangan masih besar. Pencarian korban yang hilang terkendala berat oleh kondisi alam. Laporan terbaru dari posko pengaduan cukup mencengangkan: angka orang hilang masih sangat tinggi.

"Berdasarkan laporan terakhir pukul 16.00 WIB, masih terdapat sekitar 71 orang yang dilaporkan hilang," ungkapnya.

Di sisi lain, upaya bantuan tak hanya fokus pada pencarian. Polda Jabar juga turun tangan memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban warga yang terdampak. Bantuan sembako disalurkan, dan dapur lapangan didirikan agar pengungsi bisa tetap mendapat makanan dengan layak di tengah situasi yang serba tak menentu ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar